Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan gitar, dari kita bisa bermain solo sampai grup atau duet.
Di dalam permainan gitar banyak variasi-variasi permainan, salah satunya adalah memainkan melodi.
Memainkan melodi ini belum semua orang bisa dengan lancar, termasuk saya sendiri.
Mari kita belajar bersama bagaimana sih agar kita dapat memainkan melodi dengan gitar.
Ini ada beberapa tips dan trik yang cukup mudah untuk dipraktekan, antara lain:
Yang pertama kalian harus belajar banyak dari orang lain yang kemampuannya di atas kalian, dengan cara observatif dan mempraktikannya dirumah dengan intensif;
Banyaklah sharing dengan orang-orang yang berwawasan luas tentang musik khususnya gitar, dan minta tolong kepada dia supaya mau mengajarkannya kepada anda;
Untuk para otodidak banyaklah beli-beli buku tentang musik, kalau saya boleh saran beli buku yang mengulas tentang scale dan arpegio pelajarilah dengan dinamis, serta intensif sampai kamu benar-benar hafal dan menguasainya;
Kamu-kamu juga harus sering dengerin musik yang banyak instrumennya kayak Dream theater, Paul gilbert, Joe Satriani, Steve Vai. Kalau perlu ulik tuh lagu, itu juga melatih feeling kamu supaya kamu lebih bisa berimprovisasi dengan baik;
Latihan minimal 3-4 jam/hari, latih terus jari-jemari kamu hingga keempat jarimu harmonis;
Senam jari harus sering dilakukan, biar jari-jari kamu tidak kaku, lakukan setiap pagi selama 30 menit saja;
Yang paling penting kamu harus bisa menguasai picking dan sweeping, karena teknik ini merupakan yang paling penting dari suatu melody, kalau kamu sudah lancar kedua teknik ini, kesananya bakalan lebih gampang. Soalnya saya juga belum sepenuhnya menguasai, karena tidak ada waktu buat latihan seharian, coz saya orang sibuk, jadi ini bakalan sangat sulit sekali, hahahahaha, sebenere seh ngga bisa, alasan aja sibuknya tuh;
Pilihlah pick yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, supaya picking yang kamu hasilkan bisa lebih bersih;
Coba anda bikin lagu sendiri dengan membuat instrumennya lebih berbobot, supaya daya improvisasi, feeling, dan inspirasi anda meningkat.
Itu tips dan trik tak ambil dari punyae orang.
Selamat mencoba, semoga sukses dengan hasil yang diharapkan bahkan bisa lebih.
Aminnn
Sumber : http://arisme.com/story/?p=148
iklan
Sunday, January 1, 2012
Saturday, December 31, 2011
Sejarah Gitar
Banyak orang yang bisa memainkan gitar, namun sedikit yang mengetahui sejarahnya. Berikut kita akan melihat sekilas sejarah gitar dari masa ke masa. Sebenarnya sejarah gitar sangat panjang, namun mengingat ruang yang terbatas, wacana ini akan meninjau secara garis besar saja.
Pertama-tama: Dari Babilonia hingga Senar Enam
Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.
Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.
Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.
Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.
Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.
Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.
Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.
Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.
Masuknya Gitar di Indonesia
Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.
Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.
Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :
Gitar Elektrik
Di zaman modern, orang mulai mengenal gitar yang memanfaatkan sumber daya listrik. Bunyi yang dihasilkanya berbeda dengan bunyi gitar klasik.Gitar listrik pertama kali dibuat pada 1932 oleh Adolphus Rickenbacker. Gitar ini mengambil bentuk rancangan gitar Spanyol tradisional.
Setelah itu, perkembangannya terus berlanjut. Ide yang mempercepat perkembangannya diawali dari sering diadakannya konser-konser dengan jumlah penonton yang banyak; sehingga jikalau tanpa bantuan sound system, suaranya tak terdengar, apalagi bila penonton berteriak-teriak riuh.
Produsen gitar bermunculan di mana-mana. Dua yang terkenal adalah Fender dan Ibanez. Selain itu, media-media juga mempublikasikan pemain-pemain gitar hebat melalui mejalah bergengsi seperti Guitar Player. Kini, komponen-komponen pada gitar listrik, seperti bridge/tremolo, pick-up, juga senar, bahkan diproduksi terpisah dari produser gitar.
Ada pula hal-hal yang nyentrik dalam perkembangan gitar seperti gitar bersenar tujuh yang dipopulerkan oleh Steve Vai di tahun 1989. Ide ini datang saat ia bergabung dengan David Lee Roth Band pada tahun 1985, menggarap album Crazy from the Heat. Ia memutuskan demikian karena sang bassis, Billy Sheehan, sering menyetel bassnya dengan formasi lain bernama Drop D Tuning (dari atas ke bawah: D-A-D-G, umumnya E-A-D-G). Bekerjasama dengan Ibanez tahun 1987, akhirnya lahirlah gitar pertama bersenar tujuh, dengan dawai teratas, alias ketujuh, bernada B. Gitar ini dinamakan The Universe-7 String. Vai juga memiliki gitar dengan neck yang berlawanan (menghadap ke kiri dan kanan), untuk membuktikan kemampuannya bermain kidal.
Sementara itu, Eddie van Halen, menjadi pelopor dalam penggunaan whammy bar up-down yang kemudian dikenal sebagai Floyd Rose tremolo/bridge. Inovasi ini lengkap dengan pengunci senar pada bagian nut gitar. Sistem ini dikenal sebagai locking nut tremolo system.
Eddie mengembangkan sistem tremolo yang sudah ada sebelumnya. Yaitu tremolo yang hanya bisa ditekan down atau turun (menghasilkan nada yang lebih rendah). Sistem lama ini dikembangkan oleh pabrik Fender dan terpasang sebagai perlengkapan standar pada model Stratocaster. Inovasi ini terpikir olehnya pada sekitar tahun 1976. Saat itu para gitaris hebat seperti Ritchie Blackmore dan Jimmy Page sering mengalami masalah pada tuning gitar mereka. Karena mereka sering mem-bending senar terlalu banyak untuk menghasilkan suara yang 1½ nada lebih tinggi. Akibatnya senar jadi kendor dan tentunya nadanya juga jadi fals. Dengan locking nut tremolo system, senar dikunci di bagian nut gitar agar tidak bergeser ketegangannya.
Sedikit tambahan, pada tahun 1991 juga pernah dibuat gitar yang paling besar di Amerika Serikat, tepatnya di Indiana. Bayangkan, panjangnya sampai11 meter, hampir sama panjang dengan dua buah mobil limosin! Gitar ini membutuhkan 6 orang untuk memainkannya.
(dari berbagai sumber)
Sumber : http://arisme.com/story/?p=182
Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.
Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.
Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.
Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.
Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.
Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.
Masuknya Gitar di Indonesia
Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.
Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.
Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :
- Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
- Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
- Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.
Gitar Elektrik
Di zaman modern, orang mulai mengenal gitar yang memanfaatkan sumber daya listrik. Bunyi yang dihasilkanya berbeda dengan bunyi gitar klasik.Gitar listrik pertama kali dibuat pada 1932 oleh Adolphus Rickenbacker. Gitar ini mengambil bentuk rancangan gitar Spanyol tradisional.Setelah itu, perkembangannya terus berlanjut. Ide yang mempercepat perkembangannya diawali dari sering diadakannya konser-konser dengan jumlah penonton yang banyak; sehingga jikalau tanpa bantuan sound system, suaranya tak terdengar, apalagi bila penonton berteriak-teriak riuh.
Produsen gitar bermunculan di mana-mana. Dua yang terkenal adalah Fender dan Ibanez. Selain itu, media-media juga mempublikasikan pemain-pemain gitar hebat melalui mejalah bergengsi seperti Guitar Player. Kini, komponen-komponen pada gitar listrik, seperti bridge/tremolo, pick-up, juga senar, bahkan diproduksi terpisah dari produser gitar.
Ada pula hal-hal yang nyentrik dalam perkembangan gitar seperti gitar bersenar tujuh yang dipopulerkan oleh Steve Vai di tahun 1989. Ide ini datang saat ia bergabung dengan David Lee Roth Band pada tahun 1985, menggarap album Crazy from the Heat. Ia memutuskan demikian karena sang bassis, Billy Sheehan, sering menyetel bassnya dengan formasi lain bernama Drop D Tuning (dari atas ke bawah: D-A-D-G, umumnya E-A-D-G). Bekerjasama dengan Ibanez tahun 1987, akhirnya lahirlah gitar pertama bersenar tujuh, dengan dawai teratas, alias ketujuh, bernada B. Gitar ini dinamakan The Universe-7 String. Vai juga memiliki gitar dengan neck yang berlawanan (menghadap ke kiri dan kanan), untuk membuktikan kemampuannya bermain kidal.
Sementara itu, Eddie van Halen, menjadi pelopor dalam penggunaan whammy bar up-down yang kemudian dikenal sebagai Floyd Rose tremolo/bridge. Inovasi ini lengkap dengan pengunci senar pada bagian nut gitar. Sistem ini dikenal sebagai locking nut tremolo system.
Eddie mengembangkan sistem tremolo yang sudah ada sebelumnya. Yaitu tremolo yang hanya bisa ditekan down atau turun (menghasilkan nada yang lebih rendah). Sistem lama ini dikembangkan oleh pabrik Fender dan terpasang sebagai perlengkapan standar pada model Stratocaster. Inovasi ini terpikir olehnya pada sekitar tahun 1976. Saat itu para gitaris hebat seperti Ritchie Blackmore dan Jimmy Page sering mengalami masalah pada tuning gitar mereka. Karena mereka sering mem-bending senar terlalu banyak untuk menghasilkan suara yang 1½ nada lebih tinggi. Akibatnya senar jadi kendor dan tentunya nadanya juga jadi fals. Dengan locking nut tremolo system, senar dikunci di bagian nut gitar agar tidak bergeser ketegangannya.
Sedikit tambahan, pada tahun 1991 juga pernah dibuat gitar yang paling besar di Amerika Serikat, tepatnya di Indiana. Bayangkan, panjangnya sampai11 meter, hampir sama panjang dengan dua buah mobil limosin! Gitar ini membutuhkan 6 orang untuk memainkannya.
(dari berbagai sumber)
Sumber : http://arisme.com/story/?p=182
Tips & Trik Bermain Gitar
Siapa sih yang ngga kenal dengan alat musik gitar?
Di dunia ini orang sudah cukup akrab dengan alat musik yang satu ini, setiap hari mungkin orang mendengarnya dimainkan oleh orang-orang di sekitar mereka, atau mungkin dari media-media yang mereka punyai.
Di sini aku ngga mau panjang lebar berkata-kata alias basa basi, karena nanti pasti basi omonganku ini
Ini aku pengen mengupas sedikit bagaimana cara bermain gitar mulai dari dasar sampai mahir, lumayan nih, kemarin abis mbaca-mbaca di internet dan tak bandingin dengan apa yang aku peroleh selama ini, khususnya belajar bermain gitar.
Berikut tips dan triknya:
Di dunia ini orang sudah cukup akrab dengan alat musik yang satu ini, setiap hari mungkin orang mendengarnya dimainkan oleh orang-orang di sekitar mereka, atau mungkin dari media-media yang mereka punyai.
Di sini aku ngga mau panjang lebar berkata-kata alias basa basi, karena nanti pasti basi omonganku ini
Ini aku pengen mengupas sedikit bagaimana cara bermain gitar mulai dari dasar sampai mahir, lumayan nih, kemarin abis mbaca-mbaca di internet dan tak bandingin dengan apa yang aku peroleh selama ini, khususnya belajar bermain gitar.
Berikut tips dan triknya:
- Tingkat Dasar (Tahap Awal)
Secara umum untuk bisa memahami dan memainkan gitar kita perlu mempersiapkan beberapa hal, diantaranya:- Teori musik dasar secara umum, seperti cord gitar dan tangga nada musik, tangga nada baik # maupun b (mol). Pelajari kord gitar yang mudah, misalkan C, Dm, Em, F, G, Am, untuk tahap sampai menghafal kord, kita ngga usah perdulikan tangga nada musik;
- Mengetahui cara menggunakan gitar dan kegunaannya. Setelah menghafal kord-kord tadi, coba belajar memainkan perpaduan-perbaduan dari kord, maksudnya, belajar memainkan gitar dengan pindah dari kord 1 ke kord berikutnya, misal C Em F G, begitu seterusnya
- Belajar stem gitar sendiri
Stem gitar mudah dilakukan, untuk cara menstem gitar ada di tutorial Cara Menstem Gitar yang praktis.
- Tingkat Menengah (Tahap Medium)
Kalau hanya sekedar ingin tampak hebat di mata orang-orang sekitar, cukup kuasai poin 1 + sebagian atau seluruh teknik dan kord2 dasar atau yang lebih komplek lagi.
Misal :- Cukup terapin kord C,D,E,F,G,A,B dan minornya:# maupun b;
- Penjarian jari kiri dan gerakan jari kanan, penjarian di sini maksudnya kita belajar meletakkan jari-jari kita secara pas saat kita bermain dengan kord-kord yang berpindah-pindah;
- Pelajari pola dan skala dasar pada gitar dari nada dasar C = 0 sampai dengan B baik minor maupun mayor serta kenaikan penurunan dari nada dasar.
- Tingkat Mahir
Terbagi menjadi 2 dan saling berkaitan, tidak ada yang saling mendahului untuk diutamakan:- Belajar Teori, meliputi:
- Mempelajari cara membaca not balok atau not standar (kalo bisa) dan wajib not gitar (tablature);
- Perdalami skala nada pada gitar seperti: harmonic minor, pentatonic, kromatic, Blues1 dan 2,jazz mayor dan minor, hindu, japanese, slendro (jawa), pelog (jawa), dsb (mencapai seribu lebih macam dan variasinya).
- Memperdalam Teknik
Inilah yang paling kelihatan beres tidaknya dalam kita belajar maen gitar termasuk penerapan teori diatas seperti:- Penjarian (peletakan jari-jari dengan tepat pada not yang akan kita tekan dan menghasilkan bunyi yang sempurna);
- Penerapan teknik dan teori khusus, seperti: Picking dengan berbagai jenisnya, genjreng, streaming, bending, pull, hammer, slide, trill, sweeping, muting, dsb;
- Improvisasi, misalkan kalau kita sedang maen-maen dengan suatu lagu, coba kita improvisasi mengirinya dengan melodi-melodi dari kita sendiri;
- Mencoba mengaransemen berbagai jenis dan aliran musik.
Adapun sebelum bermain gitar alangkah lebih baik jika kita melakukan pemanasan terlebih dahulu, supaya jari-jari kita khususnya dan badan kita enak buat nggenjreng ataupun bermelodi ria, berikut beberapa pemanasan yang dapat dilakukan:
- Senam anggota badan dari leher, lengan pundak, pergelangan dan engsel tangan, ruas jari. emang dibutuhkan bwt memperlancar peredaran darah ke otak dan untuk kelenturan (dari Metode Bermain Melodi Rock, Inung);
- Senam jari kanan dan kiri. banyak macamnya sayangnya susah dijelaskan dengan kata2, untuk senam jari ada di tulisan Senam Jari untuk pemanasan bermain gitar;
- Senam lain, cukup aneh, seperti memainkan kord2 dengan jari tangan kiri diikat kencang dgn gelang karet, hehehehe, cukup sakit lho
Jika ada tambahan akan saya tulis di blog saya ini.
Sumber : http://arisme.com/story/?p=127
- Belajar Teori, meliputi:
Subscribe to:
Posts (Atom)